Surat Hari 26 : Mualaf Yang Meminta Suamiku Dia hadir dan dia ada. Sebuah lafal yang menjadikannya seorang muslim telah diucapkan...
Home » 30HariMenulisSuratCinta
Showing posts with label 30HariMenulisSuratCinta. Show all posts
Showing posts with label 30HariMenulisSuratCinta. Show all posts
Surat Hari 25 : Dia Datang (Kembali) Di Antara Kita
Surat Hari 25 : Dia Datang (Kembali) Di Antara Kita Aku tahu, dia sudah terlepas dari jeratmu. Tapi bagaimana dengan keluargamu...
Surat Hari 24 : Firasat Seorang Isteri
Surat Hari 24 : Firasat Seorang Isteri Aku tak tahu apa yang akan terjadi, yang aku rasa hanyalah sebuah ketakutan yang tak ber...
Surat Hari 19 : Karena Cinta Aku Bertahan
Surat Hari 19 : Karena Cinta Aku Bertahan Cinta dan cemburu memang satu paket yang lekat dan sulit terpisahkan. Begitulah yang ak...
Surat Hari 18 : Aku Tak Tahu, Irama Apa Yang Sedang Kau Dendangkan
Surat Hari 18 : Aku Tak Tahu, Irama Apa Yang Sedang Kau Dendangkan Hari-haripun berlalu, indah namun berukir lara. Ternyata bayan...
Surat Hari 17 : Di Antara Ego dan Hati
Surat Hari 17 : Di Antara Ego dan Hati Aku tak pernah mengerti, bagaimana bisa akhirnya aku jatuh cinta kepadamu. Bagiku, kau cuk...
Surat Hari 16 : (Kembali) Kau Bawa Dia Dalam Cerita Kita
Surat Hari 1 6 : (Kembali) Kau Bawa Dia Dalam Cerita Kita Kaupun menjelaskannya, kaupun meminta maaf, dan (kembali) kau memohon....
Surat Hari 15 : Valentine Untuk Indonesiaku
Surat Hari 15 : Valentine Untuk Indonesiaku Hari ini aku sengaja tak menuliskan surat cinta untukmu. Karena hari ini, hari valent...
Surat Hari 14 : Sebuah Telpon Darinya
Surat Hari 14 : Sebuah Telpon Darinya Aku SMS, aku menelponmu, lama kau menjawabnya. Bahkan sempat, sambungan telpon sedang sibuk...
Surat Hari 13 : Kita Jalani Hari Bersama
Surat Hari 13 : Kita Jalani Hari Bersama Bersamamu, kini aku mengukir cerita yang baru. Hari-hari yang dulu sendiri, kini berdua ...
Surat Hari 12 : Kau Bilang Cinta Padaku
Surat Hari 12 : Kau Bilang Cinta Padaku Kau kembali, kau enggan melepasku. Dan bodohnya aku, akupun terjerat kembali dalam sandiw...
Surat Hari 11 : SMS Yang Menyakitkan
Surat Hari 11 : SMS Yang Menyakitkan Kau terus saja mengemis cinta, memohon maaf padaku dengan segala bujuk rayumu. Hingga tiada ...
Surat Hari 10 : Cap Perebut Pacar Orang
Surat Hari 10 : Cap Perebut Pacar Orang Sebaiknya, kita akhiri saja sandiwara ini. Aku lelah, aku selalu disebut perebut kekasi...
Surat Hari 9 : Bagaimana Kriteria Calon Pacarkuku?
Surat Hari 9 : Bagaimana Kriteria Calon Pacarkuku? Kau bertanya, bagaimana kriteria calon pacarku? Yang jelas, aku menyukai lela...
Surat Hari 8 : Kita Berpura Pacaran?
Surat Hari 8 : Kita Berpura Pacaran? "Yuk, kamu mau makan di mana?" Tanyamu dengan pedenya. Karena sekarang, kau sudah ...
Surat Hari 7 : Kau Bilang, Lupakan Masalah Kita?
Surat Hari 7 : Kau Bilang, Lupakan Masalah Kita? Aku tak tahu, kata apa yang pantas aku ucapkan padamu hari ini. Mudahnya kaubila...
Surat Hari 6 : Sebuah Hubungan Yang Tak Direstui
Surat Hari 6 : Sebuah Hubungan Yang Tak Direstui Saat kutulis surat ini, aku tak tahu harus sedih atau bahagia. Namun aku cuk...
Subscribe to:
Posts (Atom)
Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]
